Alternatif Background Untuk Foto Makanan Low Budget

Bagi fotografer, background adalah komponen yang sangat penting untuk menghasilkan gambar yang maksimal. Hal ini berlaku hampir di semua lini fotografi, mulai dari fotografi portrait, landscape, glamour bahkan dalam fotografi makanan dan juga minuman.

Khusus untuk fotografi makanan, sudah beberaki dijelaskan pada artikel yang ada sebelumnya bahwa perlu bagi seorang fotografer untuk bisa menampilkan foto makanan atau minuman yang menggugah selera. Tidak hanya kamera bagus yang diperlukan, tapi juga background yang dipilih harus menarik.

Pemilihan background itu sendiri sebenarnya tidak melulu tentang biaya yang harus mahal dan sebagainya. Buang dulu pikiran kalian tentang perlu budget yang besar untuk bisa menciptakan foto yang hebat dan keren.

Padahal, sejatinya yang dibutuhkan adalah kemampuan untuk melihat objek foto dari sisi yang berbeda, sehingga menghasilkan gambar yang berbeda dari milik orang lain.

Untuk itu, pada kesempatan ini akan kita bahas sedikit mengenai alat yang bisa digunakan sebagai background untuk foto makanan. Alat yang akan dipakai ini tidak mahal dan ada di sekitar kita loh! Jadi bisa lebih low budget. Apa sajakah alat tersebut? Yuk kita mulai.

Karung Goni

Alat pertama yang sangat pas digunakan untuk mengambil fotografi makanan yaitu karung goni. Karung Goni ini bisa dimanfaatkan sebagai background untuk mengambil gambar sayuran atau buah yang baru dipetik oleh petani. Karena bisa menggambarkan situasi dimana makanan tersebut dihasilkan atau diolah.

Karung goni bisa didapatkan di toko makanan yang menjual bahan bahan kue, atau bisa juga didapatkan di tempat yang menjual bahan bangunan. Selain harganya yang murah, karung goni bisa digunakan beberapa kali karena bisa dicuci dan dijemur. Cukup efisien kan?

Kain Katun

Selanjutnya yaitu ada kain katun. Kain katun bisa digunakan sebagai alas. Selain karena harganya yang tidak terlalu mahal, kain katun juga memiliki banyak variasi pilihan warna dan menampilkan kesan hangat dan cenderung homy.

Penggunaan warna pada kain katun juga bisa di improvisasi dengan cara menumpuk atau menjajarkan 2 sampai 3 warna agar makanan terlihat lebih ceria. 

Talenan Kayu

Background selanjutnya bisa memanfaatkan talenan kayu dengan berbagai jenis ukuran. Talenan ini bisa difungsikan sebagai alas agar makanan menjadi lebih menonjol dan menimbulkan kesan alami. Warna kayu yang digunakan juga sebaiknya agak terlalu gelap dan jangan terlalu kuning.

Talenan kayu ini cocok digunakan buat kalian yang sering mengambil foto makanan, karena bisa diimplementasikan hampir di semua jenis makanan. Kelebihannya juga bisa dibersihkan dengan muda ketika terkena noda makanan.

Sedikit tips bahwa pemilihan talenan juga harus disesuaikan dengan ukuran makanan ya! Jangan terlalu besar juga jangan terlalu kecil, pelajari dulu objek makanan yang akan kalian ambil gambarnya untuk menyesuaikan kebutuhan background nantinya.

Lukisan Kanvas

Alat selanjutnya yaitu lukisan kanvas, sebuah lukisan yang dilukis diatas kanvas dengan lapisan cat dan lem. Lukisan kanvas sangat cocok digunakan untuk background food fotography karena memiliki tekstur yang unik. Hal ini bisa menambah kesan yang kuat pada makanan yang diambil gambarnya.

Namun, kekurangan dari kanvas yaitu tidak boleh terkena noda makanan, karena selain tidak bisa dibersihkan juga akan membuat lukisan rusak. Jadi perlu ekstra hati hati ya ketika menggunakan alas lukisan kanvas.

Nampan Antik dan Unik

Alat lain yang bisa juga digunakan sebagai background untuk fotografi makanan yaitu nampan. Pilihlah nampan untuk makanan dengan desain yang unik dan antik. Hal ini akan memberi kesan lucu dan bisa menarik perhatian audiens ketika berhasil diambil dari sudut yang pas dan sesuai. Apalagi, dengan adanya nampan bisa membuat kalian untuk mengambil gambar makanan secara close up.

Nampan antik ini bisa didapatkan di toko souvenir atau toko yang memang menjual barang barang vintage untuk kebutuhan pajangan. Jadi, hunting terlebih dahulu sebelum mengambil jadwal pengambilan gambar. Sesuaikan nampan yang dibutuhkan dengan objek yang akan diambil.

Keramik Lantai

Selanjutnya, kalian juga bisa menggunakan keramik lantai untuk mendapatkan hasil yang bagus dan kekinian. Keramik membuat foto menjadi tampak lebih premium karena memiliki warna yang khas. Pilihlah beberapa warna keramik yang netral untuk menghindari pantulan cahaya yang berlebihan, seperti warna abu-abu, hitam atau putih. Selain itu, keramik juga sangat mudah dibersihkan ketika ada makanan yang jatuh di atasnya, jadi bisa digunakan berkali kali. Efisien sekali bukan?

Keramik lantai bisa didapatkan di toko bangunan atau bahkan memanfaatkan keramik dari rumah yang memang sudah tidak digunakan. Satu petak keramik sudah bisa difungsikan sebagai background untuk pengambilan gambar makanan.

Kertas Perkamen

Background foto makanan selanjutnya yaitu kertas perkamen, sebuah kertas yang biasa digunakan untuk membungkus obat sejenis Puyer. Kertas ini memiliki tekstur yang licin dan transparan dengan pilihan warna alami ataupun putih. Pemilihan warna tersebut juga tergantung look seperti apa yang ingin didapatkan saat mengambil gambar makanan tersebut. Beberapa makanan yang cocok menggunakan kertas ini sebagai background yaitu brownies, cookies dan kue kering lainnya.

Paper Bag

Selain itu, kalian juga bisa memanfaatkan paper bag sebagai background fotografi makanan. Tekstur dan warna alami yang ada pada paper bag bisa difungsikan sebagai pelengkap berbagai jenis makanan yang akan diambil gambarnya. 

Cara penggunaannya juga cukup muda, cukup potong paper bag dan jadikan satu layer, kemudian letakkan makanan di atasnya sebagai objek foto. Kekurangan menggunakan kertas ini yaitu tidak bisa digunakan berkali kali, karena ketika terkena noda makanan akan sangat susah dibersihkan dan harus dibuang. Tapi, karena harganya yang murah, sepertinya tidak masalah bukan?

Alas Berwarna Kayu

Background terakhir yang bisa coba digunakan untuk mengambil gambar makanan yaitu sebuah alas dengan motif kayu. Biasanya alas ini berbahan PVC dan mudah ditemukan di toko bahan bangunan atau sejenisnya.

Ukuran minimal yang diperlukan sekitar 60×60 untuk makanan yang tidak terlalu banyak. Kelebihan dari alas PVC ini tentu saja karena waterproof, jadi tetap aman meskipun terkena tumpahan makanan dan lain sebagainya.

Itulah beberapa alat dan bahan yang bisa digunakan sebagai pelengkap dalam mengambil fotografi makanan. Tentu saja perlu adanya improvisasi untuk bisa menghasilkan gambar yang menarik. Setidaknya, alat alat yang disebutkan diatas bisa ditemukan disekitar kalian dengan harga yang cukup terjangkau. Atau bahkan, bisa kalian temukan secara gratis dirumah. Patut dicoba bukan?

Masih banyak lagi alat yang bisa digunakan untuk dijadikan latar belakang sebuah makanan. Tentu saja perlu latihan rutin untuk bisa menemukan konsep yang sesuai dengan diri kalian. Jadi, jangan berhenti berhenti untuk terus praktek mengambil gambar baik makanan, minuman, model dan lain sebagainya.

Tinggalkan komentar